APLIKASI INTERNET UNTUK BISNIS
2.1. Internet dan E-business
Internet membawa
perubahan cukup besar terhadap bisnis dan melahirakn istilah yang disebut
e-business. Kotler (2003) menedefenisikan e-buisiness sebagai “penggunaan alat
dan platform elektronis untuk melakukan bisnis perusahaan”.secara lebih jelas.
O’Brien (2001) mendefenisikan sebagai “pengunaan teknologi – teknologi internet
untuk menghubungkan dan memberdayakan proses bisnis, perdagangan elektronis,
dan komunaksi serta kolaborasi didalam sebuah perusahaan dan dengan para
pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis yang lain”. Sebagaimana tersirat dalam
defenisi e-business di depan, e-business mencakup tiga bagian yaitu
2.1.1 Sistem komunikasi dan kolaborasi
Di dalam sistem
komunikasi dan kolaborasi perusahaan, para anggota tim kerja dapat melakukan
koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dengan menggunakan teknologi seperti
surat elektronik, system chat, dan bahkan videokonferensi
2.1.2 Sistem bisnis internet
Sistem bisnis
internet digunakan untuk melayani proses dan bisnis secara internal. Dengan
menggunakan seperti ini, seorang manajer yang sedang bepergian dapat mengakses
basis data perusahaan yang terdapat pada serverdengan mudah.
Dengan
menggunakan sistem seperti ini, seorang manajer yang sedang bepergian dapat
mengakses basis data perusahaan yang terdapat pada server dengan mudah.
Beberapa hal lain yang bisa ditangani melalui sistem bisnis internal adalah
sebagai berikut:
• Pemrosesan
transaksi secara internal: misalnya pesanan penjualan dapat dimasukanOleh
pemasar jarak jauh
• Portal perusahaan,
yaitu sarana informasi berbasis web yang ditujukan secara khusus untuk pegawai
perusahaan bersangkutan.
• Pemantauan aktivitas dalam perusahaan.
• Pengendalian proses
• Sistem Pendukung Manajemen.
2.1.3 Perdagangan elektronis
Perdagangan
elektronis atau e-commerce adalah segala bentuk kegiatan pembelian dan
penjualan, pemasaran produk, jasa, dan informasi yang dilakukan secara
elektronis. E-commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang
adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui
sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer
lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data
elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data
otomatis.
Industri
teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan
penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial,
seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management),
e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan
transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik
(electronic data interchange /EDI), dll.
E-dagang atau
e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih
luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian
mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi
jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data
(databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non
komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran
untuk e-dagang ini.
E-commerce
pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali
banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu
halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik
menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang
lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat
non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar
US pada tahun 2011.
Dalam banyak
kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan
kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman
yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik,
jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa
faktor yang termasuk:
1. Menyediakan
harga kompetitif
2. Menyediakan
jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
3. Menyediakan
informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
4. Menyediakan
banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
5. Memberikan
perhatian khusus seperti usulan pembelian.
6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari
pelanggan, dan lain-lain.
7. Mempermudah
kegiatan perdagangan
Beberapa aplikasi
umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:
·
E-mail dan Messaging
·
Content Management Systems
·
Dokumen, spreadsheet, database
·
Akunting dan sistem keuangan
·
Informasi pengiriman dan pemesanan
·
Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
·
Sistem pembayaran domestik dan internasional
·
Newsgroup
·
On-line Shopping
·
Conferencing
·
Online Banking
Perusahaan
yang terkenal dalam bidang ini antara lain: eBay, Yahoo, Amazon.com, Google,
dan Paypal. Untuk di Indonesia, bisa dilihat tradeworld.com, bhineka.com,
fastncheap.com, dll.
Ruang Lingkup E-Commerce
Business to Business (B2B): menyatakan
bentuk jual beli produk atau jasa yang melibatkan dua atau beberapa perusahaan
dan dilakukan secara elektronis. Umumnya perusahaan-perusahaan yang terlibat
adalah pemasok, distributor, pabrik, toko, dll. Kebanyakan transaksi
berlangsung secara langsung antara dua system
Aplikasi
e-commerce B2B yang melibatkan katalog elektronik, pertukaran, dan pangsa pasar
pelelangan yang menggunakan website dan portal Internet, intranet, dan
ekstranet untuk menyatukan pembeli dan penjual
Banyak
portal e-commerce B2B dibangun dan dioperasikan untuk berbagai industri oleh
perusahaan pihak ketiga marker-marker yang disebut infomediaries, yang mana
boleh mewakili konsortium dari perusahaan utama.
E-commerce
B2B juga meliputi aplikasi seperti pertukaran data elektronis, yang mana secara
otomatis melakukan pertukaran dokumen bisnis di Internet.
Keuntungan
B2B:
1. Mempercepat transaksi antara penjual dan
pembeli
2. Menurunkan biaya transaksi kedua belah pihak
3. Menciptakan pasar baru tanpa dibatasi oleh
wilayah geografis.
4. Meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antara
penjual dan pembeli.
Business to Consumer (B2C): bentuk jual
beli produk yang melibatkan perusahaan penjual dan konsumen akhir yang
dilakukan secara elektronis. Perusahaan-perusahaan terkenal yang melayani B2C
anatara lain adalah dell(www.dell.com), Cisco(www.cisco.com) dan Amazon
(www.amazon.com).
Melibatkan
interaksi dan transaksi antara sebuah perusahaan dengan para pelanggan.
Keunggulan B2C dibandingkan dengan penjualan konvensional melalui toko fisik
adalah memungkinkan layanan selama 24 jam
Situs
|
Jenis Produk
|
Barang: buku, musik, video, permainan,
barang elektronik
|
|
Barang: komputer dan periferal
|
|
Barang: peralatan jaringan
|
|
Barang : Kesehatan dan kecantikan
|
B2C banyak
diminati oleh para pemakai internet karena pembelian produk dapat dilakukan
dengan mudah dan cepat. Selain itu, umumnya harga produk lebih murah dan
konsumen bisa membayar dengan kartu seperti Master Card dan Visa Card.
Consumer to Consumer (C2C): menyatakan
model perdagangan yang terjadi antara konsumen dengan konsumen yang dilakukan
secara elektronis. Situs seperti eBay(www.ebay.com) menyediakan sarana yang
memungkinkan orang- orang dapat menjual atau membeli barang diantara mereka
sendiri.
Consumer to Business (C2B):bisnis yang
berbasisikan konsumen ke pebisnis. Sebagai contoh Priceline.com merupakan situs
yang memungkinkan sesorang menjual rumah ke perusahaan ini. Dalam hal ini
internet dapat digunakan sebagai sarana untuk negoisasi.
2.2 E -
Intermediary(Ebert dan Griffin, 2003)
Intermediary
adalah (perantara yang berbasis internet)para anggota saluran distribusi
internet yang melakukan salah satu atau du fungsi berikut:
1. Mereka
mengumpulkan informasi tentang para penjual dan menyajikannya dalam bentuk
praktis kepada para konsumen
2. Mereka
membantu menyalurkan produk-produk internet
ke konsumen
Tiga macam
e-intermediary:
1. Penjualan
Bersindikat : sebuah situs wub yang menawarkan hubungan kepad konsumen ke
situs-situs web yang lain dan atas jasa ini web yang menghubungkan ke web lain
akan mendapatkan komisi. Hubungan dibentuk melalui iklan(banner ad) yang
dipampangkan dalam halaman web. Konsumen akan dihubungkan ke web bersangkutan
sekiranya mengklik gambar iklan tersebut
2. Agen
Pembelanjaan(e-agent): merupakan suatu situs web yang membantu para konsumen
dengan memberikan kemudahan untuk mendapatkan informasi yang diperlukan
konsumen dalam rangka membuat pembelian. Perantara seperti ini umumnya tidak
memiliki produk. Yang menjadi fokus perantara ini adalah menyediakan informasi
dari sejumlah situs web yang lain yang menjual produk yang dicari konsumen.
Sebagai contoh PriceSCAN(www.pricescan.com) merupakan e-agent terkenal untuk
mencari informasi tentang komputer dan berbagai produk lain beserta harga.
3. Makelar Bisnis ke
Bisnis: makelar bisnis-bisnis tidak memiliki produk. Perantara ini menyediakan
sarana komunikasi antar pebisnis. Sebagai contoh.Edfex(www.edfex.com)
menyediakan informasi yang sangat baru tentang produk dan harga yang berasal
dari para pemasok dan pembeli.
2.3 Intranet dan Extranet
Intranet
adalah jaringan komputer dalam sebuah perusahaan yang menggunakan teknologi
Internet, sehingga terbentuk lingkungan yang seperti Internet tetapi bersifat
privat bagi perusahaan bersangkutan.
Extranet
adalah jaringan privat yang menggunakan teknologi Internet dan siste.n
telekomunikasi publik untuk membentuk hubungan yang aman antara pemasok,
vendor, mitra kerja, pelanggan, dan pihak bisnis lainnya d clam rangka
mendukung operasi bisnis atau pengaksesan informasi bisnis.
2.4 Nilai Bisnis Internet
Dewasa ini banyak perusahaan yang
memanfaatkan situs-situs perdagangan elektrolis. Berbagai alasan yang mendasari
langkah tersebut adalah :
1. Menghasilkan pendapatan baru melalui penjualan
online.
2. Memperkecil biaya melalui penjualan dan dukungan
pelanggan secara online.
3. Menarik pelanggan baru
melalui pemasaran dan iklan Web dan penjualan secara online.
4. Membuat produk-produk baru agar segera bisa diakses
melalui Web.
2.5 Original Virtual
Original Virtual adalah suatu
jaringan organisasi yang independen yang dihubungkan melalui teknologi
informasi dengan tujuan untuk mengeksploitasi peluang pasar dengan berbagi
ketrampilan, biaya, dan akses pasar.
2.6 Penjual Bindisikat
Penjual Bindisikat adalah
sebuah situs web yang menawarkan hubungan kepada konsumen ke situs-situs Web
lain atas jasa ini Web yang menghubungkan ke Web lain akan mendapatkan komisi.
Hubungan di bentuk melalui iklan yang di pangpangkan dalam halaman Web.
Konsumen akan di hubungkan ke Web bersangkutan sekiranya mengklik gambar iklan
tersebut.
2.7 Agen Pembelanjaan
Agen pembalanjaan merupakan
situs Web yang membantu para konsumen dengan memberikan kemudahan untuk
mendapatkan informasi yang di perlukan konsumen dalam rangka membuat keputusan
pembelian. Perantara seperti ini umumnya tidak memiliki produk. Yang menjadi
fokus perantara ini adalah menyediakan informasi dari sejumlah situs Web yang
menjual situs produk yang di cari konsumen, contohnya PriceScan.
2.7 Makelar Bisnis-ke-Bisnis
Seperti
halnya e-agent, makelar bisnis-ke-bisnis tidak memiliki produk. Perantara ini
menyidiakan sarana komunikasi antarpebisnis. Sebagai contoh, Edfex menyediakan
informasi yang sangat baru tentang produk dan harga yang berasal dari pemasok
dan pembeli.
2.8 M-commerce dan
Teknologi WAP
M-commerce adalah
bentuk penjualan dan pembelian produk yang dilakukan melalui peranti seperti telepon
seluler atau PDA. Teknologi yang mendasari M-commerce adalah WAP (Wireless
Application Protocol).
0 komentar:
Posting Komentar